Jumat, 12 Desember 2008


Hardware

Hardware (perangkat keras) yaitu mendriskripsikan semua elemen elektronik dan mekanik dari komputer, bersama dengan perlatanyang digunakan komputer. Contohnya: keyboard, CPU, hardisk dan lain-lainnya.

Input Device

1. Keyboard

Piranti pemasukan data yang dapat mengubah huruf, angka ataupun kode lain menjadi isyarat listrik yang dapat diproses komputer. Keyboard paling umum dipergunakan sebagai piranti yang paling lama dimanfaatkan setelah perkembangan komputer dengan masukan kartu plong(punch card).

Secara garis besar sistem keyboard biasanya terdiri atas tombol-tombol :

ü Pengetikan

Keyboard memiliki berbagai macam bentuk, tetapi tata letak huruf atau angka pada tombol-tombol pengetikan menyerupai tata letak pada mesin ketik tradisional atau yang sering disebut dengan sistem QWERTY(istilah ini diambil dari sederetan tombol-tombol kiri teratas pada mesin ketik). Tujuan mengikuti sistem ini adalah untuk memudahkan pengoperasian oleh pemakai yang telah terbiasadengan mesin ketik.

ü Tombol Angka

Keyboard biasanya juga memiliki tombol-tombol angka khusus yang tata letaknya menyerupai tata letak angka pada kalkulator biasa disebut sebagai numeric keypad, terletak pada sebelah kiri keyboard biasa terdiri atas 17 tomboldengan susunan yang kan memudahkan pemakai yang telah terbiasa dengan kalkulator atau mesin hitung lainnya.

Tombol-tombol numeric keypad ini seringkali memiliki fungsi ganda. Selain sebagaipengetikan angka saat tombol Numlock diaktifkan, juga dapat dipergunakan sebagaimana tombol kontrol untuk memindah cursor pada saat tombol Numlock tidak diaktifkan.

ü Tombol Fungsi

Tombol fungsi pada keyboard terdiri atas sederetan tombol F1, F2 sampai F12 yang biasanya terletak dibagian paling atas. Kegunaan tergantung pada aplikasi atau sistem operasi yang sedang dijalankan.

ü Tombol Kontrol

Keyboard juga dilengkapi dngan tombol kontrol yang gunanya untuk mengendalikan gerakan cursor atau layar. Sekalipun keyboard laptop memiliki susunan yang agak berbeda dengan keyboard dekstop namun biasanya jenis-jenis tombol ini dimiliki juga.

ü Jenis Keyboard

Umumnya jenis keyboard saat ini :

a. 101-key Enhanced

b. Windows 104-key

c. Standard Apple 82-key

d. Extended Apple 108-key

Keyboard windows memiliki tombol kontrol tambahan berupa tombol windows dan tombol aplikasi, sedangkan keyboard apple memiliki susunan yang khusu untuk sistem apple mac. Selain itu masih ada lagi keyboard braille yang memungkinkan pemasukan data oleh penyandang tunanetra.

2. Mouse

Digunakan untuk menunjuk data atau perinta yang ditampilkan pada layar monitor. Pertama ali diperkenalkan oleh Machintosh, mouse baru marak setelah windows muncul dengan tampilan Graphical User Interface (GUI) yaitu windows 3.1.

3. Joystick

Biasa digunakan untuk mengendalikan aplikasi game. Pada prinsipnya sama seperti cara kerja mouse, hanya saja penggerak penunjuk layar berupa tongkat kecil.

4. Digitizer atau Digitizing Tablet

Salah satu piranti digitizer yaitu piranti yang dapat mengkonversi gambar atau foto menjadi data digital. Piranti ini berbentuk seperti papan plastik elektronis yang dilengkapi dengan mouse atau pena elektronis. Tablet akan dapat mengkonversikan gerakan tangan pemakai menjadi sinyal digital masukan bagi komputer.

5. Scanner

Piranti yang dapat mengambil masukan data gambar,foto bahkan tulisan tangan. Hasilnya nanti kemudian diubah menjadi isyarat digital dan dapat disimpan didalam disc.

6. OCR

Piranti yang dapat membaca teks dan mengkonversikannya kedalam kode digital yang nantinya akan diproses oleh komputer. Sistem OCR terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak pemanipulasi data. OCR memungkinkan adanyapiranti yang membantu mengterjemahkan teks, dan mengubahnya menjadi suara, membacakan cerita untuk kanak-kanak, memasukkan data dari teks dimajalah ke memori atau ketempat cursor dipengolah kata, merekam alamat, mencatat secara langsung hal-hal penting dan merekam naskah untuk keperluan perpustakaan.

7. Light Pen

Piranti penunjuk yang berupa seperti pena dan dapat menghailkan cahaya, yang digunakan bersamaan dengan sebuah layar yang peka cahaya(fotoelektrik). Contoh lightpen yaitu pada alat pengendali lalu lintas udara pada bandara, biasa digunakan untuk menampilkan informasi lebih rinci mengenai sebuah pesawat dengan cara menunjukan piranti masukan ini pada obyek tertentu yang muncul pada radar.

8. Bar Code Reader

Bar Code adalah pola garisgaris hitam putih yang sering dijumpai pada barang-barang yang dijual ditoko-toko swalayan untuk mempercepat proses pemasukan data transaksi penjualan. Sedangkan bar code ini dibaca dengan alat yang disebut Bar Code Reader yang berupa scanner fotoelektris yang dapat mengkonversi data bar code menjadi sinyal digital.

9. Pembaca Kartu Cerdas (smart card reader)

Kartu cerdas adalah sebuah komputer berukuran kecilkaren dilengkapi dengan chip yang mengandung rosessor, ram dan rom bahkan siste operasi dengan keamanan yang sangattinggi. Digunakan untuk menyimpan data pasien dan riwayat kesehatannya, data nasabahdan transaksi yang pernah dilakukan. Di Indonesia kartu cerdas dipakai untuk kartu telepon prabayar dan kartu tabungan. Untuk membaca isi kartu cerdas diperlukan alat yang disebut pembaca kartu cerdas (smart card reader).

Output Device

Softcopy:

1. Monitor

Berdasarkan pembuatannya monitor terbagi menjadi CRT (Cathode Ray Tube) dan layar datar (flat Panel Display). Layar datarpun dibedakan menjadi 3 jenis yaitu: LCD, EL dan Plasma.

2. Speaker

Digunakan untuk memunculkan suara seperti mp3, video dan lain-lainnya.

3. Flat Panel Display

Tampilan yang menggunakan LCD. LCD tidak mengeluarkan sinar seperti pada CRT(Cathode Ray Tube). Selain menggunakan LCD ada juga yang menggunakan campuran gas neon dan argon yang diisikan diantara lempengan kaca pipih berbentuk layar.

Hardcopy

1. Printer

Piranti yang biasa digunakan untuk membuat cetakan pada kertas. Printer biasanya dikelompokkan menjadi 5 bagian :

ü Impact biasa disebut hammer

Jumlah pin yang ada berkisar antara 9 sampai 24 pin. Semakin banyak jumlah pin maka hasil makin halus, printer ini seringkali berisik.

Yang termasuk dalam kategori printer impact :

a. Dot matrix (printer yang menggunakan kepala cetak berupa sekumpulan jarum)

b. Daisy wheel (printer yang menggunakan roda yang berisi karakter-karakter)

c. Line printer (printer yang mencetak satu baris perwaktu)

ü Thermal

Printer thermal merupakan printer yag mahal dan memerlukan kertas yang mahal, tetapi karena keindahan cetakannya tak mengherankan bila digunakan untuk mencetak foto, caver cd dan membuat cetakan-cetakan yang diinginkan bercitra eksklusif.

ü Ink-jet

Printer yang memberikan cetakan dengan cara menyemprotkan titik-titik tinta yang bermuatan listrik ke kertas cetakan digunakan untuk menghasilkan cetakan berwarna maupun cetakan hitam-putih pada kertas biasa atau plastik khusus yang digunakan untuk bahan presentasi.

ü Laser

Jenis printer ini harganya relatif mahal, tetapi dapat memberikan hasil cetakan yang terbagus. Printer yang dirancang untuk mainframe memiliki kecepatan sekitar 229 halaman permenit, sedangkan printer untuk pc memiliki kecepatan sekitar 4 sampai 25 halalman permenit.

ü Multifungsi

Jenis printer yang memiliki berbagai fungsi seperti memiliki kemampuan sebagai mesin fotocopy, scanner serta mesin fax. Namun kelemahan printer ini yaitu bila mesin ini rusak maka berbagai fungsi-fungsi tadi menjadi tidak dapat ada yang bekerja.

2. Plotter

Piranti keluaran yang dapat menghasilkan grafik atau gambar dengan kualitas tinggi dan berwarna. Biasanya digunakan dengan aplikasi autocad.

Berdasarkan prinsip kerjanya terbagi menjadi 3 jenis yaitu:

a. Plotter pena

b. Plotter elektrostatis

c. Plotter thermal

Dalam perkembangannya ada 2 jenis plotter yaitu:

a. Plotter pemotong

b. Plotter format lebar

3. Peralatan input/output (I/O Device)

a. Modem (modulator-gemodulator)

b. Console (terminal)

c. Card reader

d. Disc Drive

e. Tape Driver

f. CD-Drive

g. CD-ReadWriter

Central Processor Unit (CPU)

Pertemuan 10 PERANGKAT LUNAK KOMPUTER

Tujuan: Mengetahui sejarah perkembangan perangkat lunak dan mengenal macam-macam perangkat lunak

Pokok Bahasan : Perkembangan perangkat lunak.

Materi : Perkembangan perangkat lunak, sistem operasi, perangkat lunak aplikasi, bahasa pemrograman

Perangkat Lunak (Software) adalah suatu perangkat yang berisi serangkaian instruksi, program, prosedur, pengendali, pendukung dan aktivitas-aktivitas pengolahan perintah pada sistem komputer.

Perkembangan Perangkat Lunak

Bentuk paling primitif dari perangkat lunak adalah aljabar boolean yang direpresentasikan dalam binary digit(bit), yaitu bernilai 1(benar) dan 0(salah), yang kemuian dikelompokkan menjadi 4-bit (nible), 8-bit (byte), 16-bit (word), 32-bit (double word), 64-bit dan seterusnya. Dari dasar bilangan biner inilah sebuah program rakitan (assembler) dibentuk untuk membuat software yang lain

Evolusi Software setelah adanya komputer:

  1. Era pionir (1940-1960), bentuk software masih berupa sambungan antar kabel ke antar bagian komputer dan berbentuk kartu plong, masih menggunakan proses yang terkelompok (batch), distribusi terbatas dan diproduksi untuk keperluan khusus.
  2. Era stabil (1960-1980), komputer sudah diproduksi secara masal dan software sudah bisa menjalankan beberapa fungsi proses secara serempak (multitasking), banyak pengguna (multi user) secara cepat dan langsung (real time), prouk software bisa digunakan secara terpisah, dan sudah menggunakan sistem basis data.
  3. Era Mikro (1980-1990), software diproduksi untuk kebutuhan komputer jaringan (networking)dan tersebar (distributed), harga murah sehingga banyak digunaka untuk kebutuhan pribadi, bersifat otomasi uuntuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligent).
  4. Era Modern (1990-?), software berbasis multimedia, desktop dan portable, berteknologi objek, sistem pakar, pemrosesan pararel, dan dapat berkomunikasi dengan jaringan global.

Klafikasi software

Sistem operasi(Operating System/OS) adalah kumpulan program yang mengontrol dan mengatur seluruh kegiatan prosesing dalam sistem komputer. Tanpa OS sistem komputer tidak berjalan.

Secara umum fungsi dari perangkat lunak komputer adalah:

· Melakukan aktivitas bersama-sama dengan perangkat keras

· Menyediakan segala sumber daya yang bisa digunakan pada sebuah komputer.

· Bertindak sebagai perantara antara pengguna (user) dengan perangkat keras (hardware)untuk melakukan aktivitas dengan perintah yang harus dilakukan dalam software komputer.

Pembagian Perangkat Lunak:

- Sistem Operasi (Operating System)

- Perangkat Lunak Aplikasi (Application Software)

- Bahasa Pemrograman (Programming Language)

Abstraksi Komponen Sistem Komputer

Perangkat Keras Komputer

Sistem Operasi

Program Aplikasi dan sistem

compiler

assembler

Text editor

Database system

User 1

User 2

User 3

User n

. . .

. . .

Keterangan:

· Lapis paling bawah adalah perangkat keras komputer, yang terdiri dari chip IC, kabel, power supply, CRT, dan perangkat lainnya.

· Diantara lapis perangkat keras komputer dan sistem operasi terdapat lapis mikroprogram dan bahasa mesin, yang secara langsung mengendalikan perangkat keras komputer tersebut dan menyediakan interface untuk lapisan sistem operasi

· Lapisan selanjutnya adalah sistem operasi, yang memiliki fungsi utama menyembunyikan keruwetan yang ada dilapisan bawah, sehingga pengguna merasakan kemudahan berinteraksi dengan komputer.

· Lapisan program aplikasi dan sistem, adalah bagian untuk menempatkan program aplikasi dan program sistem.

· Program aplikasi (umum: web browser, pengolah kata, spreadsheet, presentasi, dsb; khusus: sw. Bisnis dan akuntansi, sw. Ilmu pengetahuan dan teknik, dsb)

· Program sistem (manajemen sistem: program pengelola jaringan, DBMS, sistem utilitas, monitoring keamanan, dsb; pengembangan sistem: compiler, command interpreter/shield, editor dan tools)

· User (pengguna)memerintahkan suatu aktivitas baik pengolahan data atau dokumentasi dokumen secara softcopy (penyimpanan file) atau hardcopy (pencetakan ke printer)

BASIS DATA

I. KOMPETENSI DASAR

Mahasiswa mampu memahami konsep dasar basis data sehingga diharapkan mampu mengolah data yang tersedia.

II. KONSEP MAP

III. CURRENT ISSUES

Data merupakan suatu intepretasi dunia nyata yang diwujudkan dalam bentuk karakter, gambar, suara, atau kombinasi diantaranya. Basis data sendiri diartikan sebagai kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Adalah suatu keharusan bahwa suatu organisasi, baik yang bergerak di bidang jasa maupun non jasa memiliki data-data yang bisa mendukung segala aktifitas organisasi tersebut. Kecepatan dan ketepatan memperoleh infomasi inilah yang nantinya dibutuhkan dalam memberikan kepuasan bagi pelanggan. Hal tersebut hanya dapat terpenuhi apabila data yang dikumpulkan telah diolah dan diatur dengan baik dan benar.

IV. MATERI POKOK

1. Peranan Basis Data

Basis data (database) memiliki peran yang sangat penting dalam perusahaan. Informasi dapat diperoleh dengan cepat berkat data yang mendasarinya telah disimpan dalam basis data. Sebagai contoh, mekanisme pengambilan uang pada ATM (Anjungan Tunai Mandiri) sesungguhnya didasarkan pada pengambilan keputusan yang didasarkan pada basis data. Pertama, sistem akan memvalidasi keabsahan pemilik kartu dengan memeriksa password yang diberikan oleh orang tersebut. Dalam hal ini, password yang diketikkan akan dicocokkan dengan password pada basis data.

Jika sama, langkah berikutnya akan dilaksanakan, yaitu memeriksa saldo uang yang tercatat di basis data terhadap jumlah uang yang diambil. Jika memenuhi syarat, uang akan dikeluarkan oleh mesin. Basis data pula yang memungkinkan aplikasi semacam KRS online diimplementasikan, yang memungkinkan mahasiswa mengisi data pengambilan matakuliah melalui Internet.

Sejauh ini basis data tidak hanya berguna pada tataran perusahaan, melainkan juga untuk keperluan pribadi. Dengan menggunakan perangkat lunak basis data seperti Microsoft Access, seseorang dapat mengelola data yang menjadi urusan pribadi, seperti data telepon dan data belanja bulanan, dan jika diperlukan segala informasi dapat diperoleh dengan mudah dan cepat.

2. Struktur Data Dan Basis Data

Telah diketahui bahwa secara fisik data disimpan dalam bentuk kumpulan bit dan direkam dengan basis track di dalam media penyimpan eksternal. Dalam prakteknya, untuk kemudahan dalam mengakses data, data disusun dalam suatu struktur logis yang terlihat pada Gambar 10.1. Gambar tersebut menjelaskan bahwa:

• kumpulan tabel menyusun basis data,

• tabel tersusun atas sejumlah record,

• sebuah record mengandung sejumlah field, dan

• sebuah feld disimpan dalam bentuk kumpulan bit.

Pengertian masing-masing istilah di atas adalah seperti berikut:

ü Field (medan) menyatakan data terkecil yang memiliki makna. Istilah lain untuk field yaitu elemen data, kolom, item, dan atribut. Contoh field yaitu nama seseorang, jumlah barang yang dibeli, dan tanggal lahir seseorang.

ü Record (rekaman) menyatakan kumpulan dari sejumlah elemen data yang sating terkait. Sebagai contoh, nama, alamat, tanggal lahir, dan jenis kelamin dari seseorang menyusun sebuah record. Istilah lain yang juga menyatakan record yaitu tupel dan baris.

ü Tabel menghimpun sejumlah record. Sebagai contoh, data pribadi dari semua pegawai disimpan dalam sebuah tabel.

ü Basis data adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh informasi. Sebagai contoh, basis data akademis mengandung tabel-tabel yang berhubungan dengan data mahasiswa, data jurusan, data matakuliah, data pengambilan matakuliah pada suatu semester, dan data nilai yang diperoleh mahasiswa.

3. DBMS

DBMS (DataBase Management System) adalah sistem yang secara khusus dibuat untuk memudahkan pemakai dalam mengelola basis data. Sistem ini dibuat untuk mengatasi kelemahan sistem pemrosesan yang berbasis berkas.

Pada pendekatan yang berbasis berkas, umumnya perancangan sistem didasarkan pada kebutuhan individual pemakai, bukan berdasarkan kebutuhan sejumlah pemakai. Setiap kali terdapat kebutuhan baru dari seorang pemakai, kebutuhan segera diterjemahkan ke dalam program komputer. Akibatnya, kemungkinan besar setiap program aplikasi menuliskan data tersendiri. Sementara itu ada kemungkinan data yang sama juga terdapat pada berkas-berkas lain yang digunakan oleh program aplikasi lain. Keadaan ini diperlihatkan pada gambar berikut.

Pada gambar di atas terlihat bahwa masing-masing aplikasi menggunakan berkas yang serupa yang berisi data mahasiswa. Keadaan seperti ini dikenal sebagai duplikasi data. Tentu saja ilustrasi seperti ini menyatakan keadaan yang ekstrim, tetapi keadaan ini mungkin terjadi.

Jika pengelolaan sistem pemrosesan yang berbasis berkas dilakukan dengan lebih baik, yang mengakomodasikan sejumlah pemakai, maka sistem akan berubah menjadi seperti yang terlihat pada Gambar 10.3. Pada contoh ini, duplikasi data ditiadakan. Berkas Mahasiswa dapat dipakai oleh kedua pemakai.

Keadaan sebagaimana terlihat pada gambar di atas biasa dijumpai pada lingkungan yang memakai bahasa pemrograman COBOL. Kelemahan seperti diutarakan di depan itulah yang antara lain ditangani oleh DBMS.

DBMS memiliki keuntungan seperti berikut (Ramakrishnan dan Gehrke, 2000): independensi data, pengaksesan yang efisien terhadap data, keamanan dan integritas data, administrasi data, akses bersamaan dan pemulihan terhadap kegagalan, waktu pengembangan aplikasi diperpendek.

Independensi data

DBMS menyediakan pendekatan yang membuat perubahan dalam data tidak membuat program harus diubah.

Pengaksesan yang efisien terhadap data

DBMS menyediakan berbagai teknik yang canggih sehingga penyimpanan dan pengambilan data dilakukan secara efisien.

Keamanan dan integritas data

Karena data dikendalikan oleh DBMS, DBMS dapat. melakukan kendala integritas terhadap data. Segala sesuatu yang tidak sesuai dengan definisi suatu field dan kekangan yang melekat pada field akan ditolak. Sebagai contoh, jika field jenis kelamin dinyatakan berupa P atau W, maka penyimpanan L ke field tersebut dengan sendirinya akan ditolak oleh DBMS.

Administrasi data

Jika sejumlah pemakai berbagi data, pemusatan administrasi data dapat meningkatkan perbaikan yang sangat berarti. Dengan cara seperti ini, duplikasi atau redundansi data dapat diminimalkan.

Akses bersamaan dan pemulihan terhadap kegagalan

DBMS menyediakan mekanisme sehingga data yang sama dapat diakses oleh sejumlah orang dalam waktu yang sama. Selain itu, DBMS melindungi pemakai darn efek kegagalan sistem. Jika terjadi kegagalan, DBMS dapat mengembalikan data sebagaimana kondisi saat sebelum terjadi kegagalan.

Waktu pengembangan aplikasi diperpendek

DBMS menawarkan banyak fasilitas yang memudahkan dalam menyusun aplikasi sehingga waktu pengembangan aplikasi dapat diperpendek.

Beberapa contoh DBMS yang terkenal dapat dilihat pada Tabel 10.1.

Tabel 10.1 Berbagai contoh DBMS.

DBMS

Vendor

Access

Microsoft Corporation

DB2

IBM

Informix

IBM

Ingres

Computer Associate

MySQL

The MySQL AB Company

Oracle

Oracle Corporation

Sybase

Sybase Inc.

Microsoft SQL Server

Microsoft Corporation

Visual dBASE

Borland

Visual FoxPro

Microsoft Corporation

4. Jenis Basis Data Menurut Pengaksesan

Menurut pengaksesannya, basis data dibedakan menjadi empat jenis, yaitu basis data individual, basis data perusahaan, baris data terdistribusi, dan bank data publik (Williams dan Sawyer, 2003).

Basis data individual

Basis data individual adalah basis data yang digunakan oleh perseorangan. Biasanya basis data seperti ini banyak dijumpai di lingkungan PC. Visual dBASE, Microsoft Access, Corel Paradox, dan Filemaker Pro merupakan contoh perangkat lunak yang biasa digunakan untuk mengelola basis data untuk kepentingan pribadi, misalnya untuk mencatat data telepon atau daftar belanja bulanan.

Basis data perusahaan

Basis data perusahaan adalah basis data yang dimaksudkan untuk diakses oleh sejumlah pegawai dalam sebuah perusahaan dalam sebuah lokasi. Basis data seperti ini disimpan dalam sebuah server dan para pemakai dapat mengakses dari masing-masing komputer yang berkedudukan sebagai client.

Basis data terdistribusi

Basis data terdistribusi aoalah basis data yang disimpan pada sejumlah komputer yang terletak pada beberapa lokasi. Model seperti ini banyak digunakan pada bank yang memiliki sejumlah cabang di pelbagai kota dan melayani transaksi perbankan yang bersifat online.

Bank data publik

Bank data publik adalah jenis basis data yang dapat diakses oleh siapa saja (publik). Sebagai contoh, banyak situs Web (misalnya Yahoo dan About.com) yang menyediakan data yang bersifat publik dan dapat diambil siapa saja secara gratis. Namun adakalanya seseorang harus menjadi anggota dan membayar iuran untuk memperoleh data publik.

Basis data individual dirancang oleh perseorangan, sedangkan tiga basis data yang lain didesain oleh administrator data (Data Administrator/DA) dan dikelola oleh seorang spesialis yang dinamakan administrator basis data (Database Administrator atau DBA).

5. Jenis Data Pada Basis Data

DBMS masa kini mendukung berbagai jenis data, dari teks, suara, hingga gambar. Tabel 10.2 memperlihatkan contoh berbagai nama tipe data pada berbagai DBMS.

Tabel 10.2 Berbagai jenis data

Tipe Data

Keterangan

Character (Visual dBASE)

Char (SQL)

Text (Access)

Alpha (Paradox)

Menyatakan tipe data untuk menyimpan deretan karakter seperti nama orang atau nama mobil

Memo (Access dan Visual dBASE) Text (Pos(greSQL.)

Untuk menyimpan deretan karakter dengan ukuran yang besar (melebihi 256 karakter)

Number (Access)

Numeric (Visual dBASE)

Untuk menyimpan data bilangan

Date/Time (Access)

Untuk menyimpan data jam dan tanggal

Date (Visual dBASE)

Date (PostgreSQL)

Untuk menyimpan tanggal

Time (PostgreSQL)

Untuk menyimpan data jam

Currency (Access)

Money (Paradox)

Untuk menyimpan data uang

Yes/No (Access)

Logical (Visual dBASE)

Bool (PostgreSQL)

Untuk menyimpan data logika (benar atau salah)

OLE (Visual dBASE)

OLE Object (Access)

Untuk menyimpan OLE. Dapat berupa objek seperti gambar atau bahkan suara

Binary (Visual dBASE)

Untuk menyimpan data gambar atau suara

Graphics (Paradox)

Untuk menyimpan data gambar

Hyperlink (Access)

Untuk menyimpan data hyperlink

Point

Lseg

Path

Box

Circle

Polygon

Untuk menyimpan data geometrik (Terdapat pada PotgreSQL)

6. Model Data

Model data adalah sekumpulan konsep terintegrasi yang dipakai untuk menjabarkan data, hubungan antardata. dan kekangan terhadap data yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Kadang model data disebut struktur data logis.

Model data yang umum pada saat ini ada 4 macam, yaitu

1) model data hirarkis,

(2) model data jaringan,

(3) model data relasional, dan

(4) model data berbasis objek.

Tiga model yang disebut pertama (model data herarkis, Jaringan, dan relasional) disebut model data yang berbasis rekaman (record-based data model).

a. Model Data Hirarkis

Dari keempat model data yang telah diutarakan di depan, model data herarkis merupakan model data yang tertua. Sampai saat ini model ini masih digunakan untuk menangani sistem reservasi penumpang. Contoh DBMS terkenal yang menggunakan model ini yaitu IMS (IBM).


Model ini seringkali dijabarkan dalam bentuk pohon terbalik. Di dalam model ini dikenal istilah orangtua dan anak. Masing-masing berupa suatu simpul dan terdapat hubungan bahwa setiap anak hanya bisa memiliki satu orangtua, sedangkan orangtua dapat memiliki sejumlah anak. Simpul tertinggi yaitu yang tidak memiliki orangtua disebut akar. Contoh konkret dapat dilihat pada Gambar 10.4. Gambar ini memperlihatkan hubungan dosen dan kelas yang diampu, serta mahasiswa yang mengikuti kelas masing-masing.

Pengaksesan atau peremajaan data dapat dilakukan sangat cepat disebabkan hubungan antar data telah ditentukan di depan. Kelemahannya, karena struktur data harus didefinisikan di depan, penambahan field baru memerlukan penentuan ulang terhadap struktur secara keseluruhan. Hal inilah yang dirasa menyulitkan.

b. Model Data Jaringan.

Model data ini dibuat untuk mengatasi masalah pada model hirarkis. Bentuknya menyerupai model hirarkis, tetapi dengan perbedaan:

• tidak mengenal akar.

• Setiap anak bisa memiliki lebih dari satu orangtua.

Mengingat bahwa anak bisa memiliki lebih dari satu orangtua, maka model data ini mendukung hubungan M:M (yaitu setiap orang tua dapat memiliki sejumlah anak dan seorang anak dapat memiliki sejumlah orangtua).

Gambar 10.5 memperlihatkan contoh model data jaringan didasarkan data yang sama pada model data hirarkis.

Model data jaringan dapat mengatasi masalah problem hubungan M:M yang muncul pada model data hirarkis, karena mendukung hubungan seperti itu. Namun penanganannya tetap jauh lebih kompleks daripada model data relasional.

Produk DBMS terkenal yang menggunakan model data jaringan yaitu IDMS/R (Computer Associates).

c. Model Data Relasional

Model data relasional menggunakan sekumpulan tabel berdimensi dua (yang biasa disebut relasi atau tabel), dengan masing-masing tabel tersusun atas sejumlah baris dan kolom. Contoh kolom dan baris diperlihatkan pada gambar berikut:

Kolom dapat didefinisikan sebagai satuan data terkecil dalam sebuah tabel yang mempunyai makna. Nama pegawai, alamat, dan nama bagian merupakan contoh-contoh kolom. Baris (kadangkala disebut record) adalah kumpulan kolom yang menyatakan suatu data yang saling terkait. Pada model data relasional, kaitan atau asosiasi antara dua buah tabel disebut hubungan (relationship). Hubungan dapat berupa:

• 1-1, yakni satu data pada suatu tabel berpasangan dengan hanya satu data pada tabel lain.

• 1-M, yakni satu data pada suatu tabel berpasangan dengan banyak data pada tabel lain.

Secara konsep, setiap tabel harus memiliki kunci primer. Kunci primer dapat tersusun dari sebuah kolom atau beberapa kolom. Kunci berperan sebagai identitas yang unik (tak kembar) unt::k masing-masing baris data. Sebagai contoh, nim adalah kunci primer bagi tabel Mahasiswa, sedangkan kode_jur adalah kunci primer bagi tabel Jurusan.


Selain kunci primer, terdapat istilah kunci tamu atau kunci asing (foreign key). Kunci tamu adalah sebuah kolom dalam sebuah tabel yang menjadi penghubung dengan kunci primer pada tabel lain. Sebagai contoh (lihat Gambar 10.7), kode_jur pada tabel Mahasiswa merupakan kunci tamu yang menghubungkan ke tabel Jurusan.


DBMS yang menggunakan model data relasional biasa disebut RDBMS (Relational DataBase Management System). Contoh RDBMS yang terkenal yaitu Ingres dan InterBase.

d. Model Data Berbasis Objek

Model data berbasis objek adalah model data yang menerapkan teknik pemrograman berorientasi objek. Berbeda dengan tiga model yang telah dibahas di depan, model data berbasis objek mengemas data dan fungsi untuk mengakses data (metode) ke dalam bentuk objek.

Simbol penunjuk kunci primer

DBMS yang menggunakan model ini biasa disebut OODBMS (Object Oriented DataBase Management System). Tabel 10.3 memperlihatkan contoh sejumlah OODBMS.

Tabel 10.3 Daftar OODBMS terkenal.

OODBMS

Vendor

Gemstone

Gemstone Systems (www.gemstone.com)

Matisse

ADB Inc.

Versant

Versant

Objectivity

Objectivity Inc. (www.objectivity.com)

ObjectStore

Object Design Inc.

Jeevan

W3Apps

Vision

Insyte

Poet

Poet Software (www.poet.com)

Beberapa DBMS tidak sepenuhnya berorientasi objek, melainkan menggunakan pendekatan objek-relasional. Data sebenarnya tetap bersifat relasional, tetapi untuk mengaksesnya disediakan pendekatan berorientasi objek. DBMS seperti ini biasa disebut OORDBMS (Object Oriented-Relational DataBase Management System) atau ORDBMS (Object-Relational Database Management System). Contohnya adalah Visual dBASE 7.x.

7. Komponen DBMS

DBMS umumnya mengandung komponen-komponen berikut: kamus data, utilitas, pembangkit laporan, pembangkit aplikasi, pengatur keamanan akses, dan pemulihan sistem. Fungsi masing-masing komponen tersebut dapat dilihat pada Tabel 10.4.

Tabel 10.4 Komponen-komponen dalam DBMS.

Komponen

Keterangan

Kamus data

Menjabarkan berkas (Label) dan field

Utilitas

Digunakan untuk memudahkan pemakai dalam menciptakan basis data dan tabel serta dalam memanipulasi data

Pembangkit laporan

Memudahkan dalam membuat laporan

Pembangkit aplikasi

Memudahkan dalam membuat aplikasi

Keamanan akses

Mengatur hak akses pemakai

Pemulihan sistem

Untuk mengembalikkan data ke basis data sekiranya terjadi kegagalan sistem

a. Kamus Data

Kamus data (data dictionary) digunakan untuk menyimpan deskripsi data yang digunakan dalam basis data. Setiap elemen data antara lain memiliki tipe dan ukuran. Kamus data terkadang juga berisi ketentuan yang mengatur nilai yang bisa dimasukkan dalam field. Sebagai contoh, jika definisi sebuah field menyatakan bahwa hanya huruf P dan W yang bisa dimasukkan ke dalam field bernama jenis kelamin, maka sistem akan menolak sekiranya pemakai memasukkan data L ke field tersebut.


b. Utilitas

Utilitas digunakan untuk memudahkan pemakai dalam menciptakan basis data dan tabel serta dalam memanipulasi data.

c. Pembangkit Laporan

Pembangkit laporan adalah fasilitas yang disediakan kepada pemakai untuk membuat laporan dengan mudah. Kadangkala DBMS juga menyediakan Wizard yang memungkinkan pemakai membuat laporan dengan cukup melakukan langkah-langkah tertentu pada saat fasilitas ini menampilkan halaman-halaman penentu laporan.

d. Pembangkit Aplikasi

Pembangkit aplikasi adalah fasilitas yang digunakan untuk membuat tampilan yang digunakan oleh pemakai yang akan menggunakan aplikasi basis data (tampilan seperti ini dikenal dengan istilah formulir), misalnya untuk mengisikan data.

Pembuatan formulir juga dapat dilakukan dengan mudah melalui Wizard. Gambar 10.10 memperlihatkan contoh formulir yang dihasilkan oleh Wizard pembangkit aplikasi.



e. Keamanan Akses

Fasilitas keamanan akses digunakan untuk mengatur hak akses pemakai. Keamanan akses dapat berupa pengaturan wewenang akses terhadap pemakai tertentu. Misalnya, pemakai dapat mengubah isi tabel Mahasiswa, tetapi pemakai B tidak. DBMS seperti Access juga menyediakan fasilitas untuk mengenkripsi basis data.

f. Pemulihan Sistem

Fasilitas pemulihan sistem berfungsi untuk mengembalikan data semula ke basis data sekiranya terjadi kegagalan sistem. Beberapa teknik yang umum digunakan untuk menangani pemulihan sistem yaitu mirroring, reprocessing, dan rollback.

• Mirroring adalah suatu teknik yang menyimpan data pada dua penyimpan eksternal yang berbeda. Jika salah satu penyimpan gagal bekerja, penyimpan yang lain dapat digunakan.

• Reprocessing merupakan suatu metode yang melakukan pemrosesan dimulai dari suatu titik di masa lalu (biasa disebut check point) sebelum kegagalan sistem terjadi. Data dimulai dari titik tersebut sampai kejadian kegagalan diproses kembali.

• Rollback adalah suatu teknik untuk mengembalikan ke keadaan sebelum transaksi yang diproses mengalami kegagalan. Beberapa DBMS menyediakan perintah ROLLBACK untuk membatalkan suatu transaksi.

8. SQL

SQL (Structured Query Language) adalah bahasa yang digunakan untuk mengakses basis data yang tergolong relasional. Standar SQL mula-mula didefinisikan oleh ISO (International Standards Organization) dan ANSI (the American National Standards Institute), yang dikenal dengan sebutan SQL86. Standar terakhir ketika buku ini disusun berupa SQL99.

Sesungguhnya SQL tidak terbatas hanya untuk mengambil data (query), tetapi juga dapat dipakai untuk menciptakan tabel, menghapus tabel, menambahkan data ke tabel, menghapus data pada tabel, mengganti data pada tabel, dan berbagai operasi yang lain.

Tabel 10.5 Daftar sejumlah pernyataan SQL

Pernyataan

Keterangan

SELECT

Untuk mengambil data

INSERT

Untuk menambahkan data

UPDATE

Untuk mengganti data

DELETE

Untuk menghapus data

CREATE TABLE

Untuk menciptakan tabel

DROP TABLE

Untuk menghapus tabel

GRANT

Untuk mengatur wewenang pemakai

REVOKE

Untuk mencabut hak pemakai

Contoh berikut memberikan gambaran tentang sebuah pernyataan SQL:

SELECT nim, nama, jenis kelamin FROM Mahasiswa;

Pernyataan di atas digunakan untuk menampilkan isi field nim, nama, dan jenis_kelamin yang terdapat pada tabel Mahasiswa.

9. Data Warehouse Dan Data Mart

Data warehouse sebenarnya adalah suatu basis data. Data warehouse dibedakan dengan basis data operasional (basis data yang digunakan pada sistem operasional) antara lain berdasarkan rentang waktu data yang ditanganinya. Menurut Inmon (2002), rentang waktu basis data operasional adalah dari sekarang sampai dengan 60-90 hari, sedangkan rentang waktu data warehouse yaitu 5 sampai 10 tahun. Dengan kata lain, data warehouse menampung data sejarah yang cukup panjang, sedangkan basis data operasional hanya memiliki sejarah yang pendek.


Sumber data bagi data warehouse adalah data internal yang terdapat pada perusahaan (basis data operasional) dan data eksternal yang berasal dari sumber-sumber di luar perusahaan. Oleh karena itu tidak mengherankan jika ukuran data warehouse jauh lebih besar. Ukurannya dapat berkisar antara gigabyte dan terabyte.

Data yang ada pada data warehouse dapat diakses dan dianalisis melalui perangkat seperti OLAP, data mining, paket visualisasi informasi, paket statistik, dan pembangkit laporan.

Proses yang terjadi antara sumber data dan data warehouse dapat berupa pengambilan, pembersihan, transformasi, pemuatan, dan penyegaran. Aktivitas masing-masing proses dapat dilihat pada Tabel 10.6.

Tabel 10.6 Proses untuk menjadi data pada data warehouse.

Proses

Keterangan

Pengambilan

Memperoleh data dari basis data operasional dan sumber eksternal

Pembersihan

Memperkecil kesalahan-kesalahan dan sedapat mungkin mengisi informasi yang hilang

Transformasi

Menyamakan perbedaan-perbedaan makna (semantik) maupun kaidah (sintaks). Hal ini diperlukan mengingat bahwa beberapa

DBMS bisa saja menggunakan nama yang berbeda untuk menyatakan data yang sama. Bisa juga terjadi perbedaan dalam mengkodekan data; misalnya, basis data A menggunakan kode P dan W untuk menyatakan jenis kelamin pria dan wanita, sedangkan basis data B memakai nilai True untuk pria dan False untuk Wanita

Pemuatan

Melakukan pembuatan pandangan (view), pengurutan, dan pembangkitan informasi ringkasan. Untuk mengefisienkan pengaksesan data, data juga diindeks

Penyegaran

Melaksanakan pemutakhiran data berdasarkan data pada sumber data. Hal ini dilakukan karena data warehouse dan sumber data tidak terhubung secara online. Pemutakhiran dilakukan secara periodik, misalnya pada setiap malam hari. Aktivitas lain dalam penyegaran adalah penghapusan terhadap data yang sudah kedaluarsa (dan kemungkinan disimpan ke dalam media pengarsip terlebih dahulu)

Beberapa contoh perangkat lunak yang digunakan untuk administrasi dan manajemen data warehouse:

• HP Intelligent Warehouse (Hewlett Packard)

• FlowMark (IBM)

• SourcePoint (Software AG)

Adapun yang dimaksud dengan data mart adalah data warehouse yang mendukung kebutuhan pada tingkat departemen atau fungsi bisnis tertentu dalam perusahaan. Karakteristik yang membedakan data mart dan data warehouse adalah sebagai berikut (Connolly, Begg, Strachan 1999):

• Data mart memfokuskan hanya pada kebutuhan-kebutuhan pemakai yang terkait dalam sebuah departemen atau fungsi bisnis.

• Data mart biasanya tidak mengandung data operasional yang rinci seperti pada data warehouse.

• Data mart hanya mengandung sedikit informasi dibandingkan dengan data warehouse. Data mart lebih mudah dipahami dan dinavigasi.

Beberapa contoh produk data mart:

• SmartMart (IBM)

• Visual Warehouse (IBM)

• PowerMart (Informatica)

10. OLAP

OLAP (OnLine Analytical Processing) adalah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan permintaan terhadap data dalam bentuk yang kompleks dan bersifat sementara serta sewaktu-waktu. OLAP memanipulasi dan menganalisis data bervolume besar dari berbagai perspektif (multidimensi). Oleh karena itu OLAP seringkali disebut analisis data multidimensi.

OLAP bekerja dengan data dalam bentuk multidimensi. Yang umum, bentuk tiga dimensi diwujudkan ke dalam bentuk kubus data.

Tujuan OLAP adalah menggunakan informasi dalam sebuah basis data (data warehouse) untuk memandu keputusan-keputusan yang strategic. Beberapa contoh permintaan yang ditangani oleh OLAP:

• Berapa jumlah penjualan dalam kuartal pertama?

• Berapa jumlah penjualan per kuartal untuk masing-masing kota?

• Tampilkan 5 produk dengan total penjualan tertinggi pada kuartal pertama.

Kadangkala permintaan yang ditangani OLAP bisa diselesaikan dengan pernyataan SQL sederhana, tetapi dalam banyak kasus tidak dapat diekspresikan dengan SQL. OLAP dapat digunakan untuk melakukan konsolidasi, drill-down, dan slicing and dicing.

Konsolidasi melibatkan pengelompokan data. Sebagai contoh kantor-kantor cabang dapat dikelompokkan menurut kota atau bahkan propinsi. Transaksi penjualan dapat ditinjau menurut tahun, triwulan, bulan, dan sebagainya. Kadangkala istilah rollup digunakan untuk menyatakan konsolidasi.

Drill-down adalah suatu bentuk yang merupakan kebalikan dari konsolidasi, yang memungkinkan data yang ringkas dijabarkan menjadi data yang lebih detail. Sebagai contoh, mula-mula data yang tersaji didasarkan pada kuartal pertama. Jika dikehendaki, data masing-masing bulan pada kuartal pertama tersebut bisa diperoleh, sehingga akan tersaji data bulan Januari, Februari, Maret, dan April.

Slicing and dicing (atau dikenal dengan istilah pivoting) menjabarkan pada kemampuan untuk melihat data dari berbagai sudut pandang. Data dapat diiris-iris atau dipotong-potong berdasarkan kebutuhan. Sebagai contoh, dapat diperoleh data penjualan berdasarkan semua lokasi atau hanya pada lokasi-lokasi tertentu.

Sistem OLAP pada masa awal menggunakan larik multidimensi di dalam memori untuk menyimpan data kubus. Sistem seperti ini disebut MOLAP (Multidimensional OLAP). Pada perkembangan selanjutnya, data disimpan dalam bentuk basis data relasional. Sistem OLAP seperti ini dikenal dengan sebutan ROLAP (Relational OLAP), selain MOLAP dan ROLAP, terdapat pula sistem yang dinamakan 1iybrid OLAP (HOLAP), yaitu sistem OLAP yang menyimpan beberapa ringkasan dalam memori dan menyimpan basis data dan ringkasan-ringkasan yang lain dalam basis data relasional.

Sistem OLAP dibedakan dengan sistem OLTP (OnLine Transaction Processing). Tujuan OLTP adalah memelihara basis data dalam bentuk yang akurat dan terkini; misalnya untuk mencatat saldo sekarang milik para nasabah bank. Karakteristik aplikasi OLTP adalah seperti berikut (Lewis, dkk,, 2002, hal. 644):

• transaksi singkat dan sederhana,

• pemutakhiran relatif sering dilakukan, dan

• transaksi hanya mengakses sebagian kecil basis data.

Adapun karakterisik aplikasi-aplikasi OLAP:

• permintaan data sangat kompleks,

• jarang ada pemutakhiran, dan

• transaksi mengakses banyak bagian dalam basis data.

Contoh perangkat lunak OLAP:

• Express Server (Oracle)

• PowerPlay (Cognos Software)

• Metacube (Informix/Stanford Technology Group)

• HighGate Project (Sybase)

11. Data Mining

Data mining adalah perangkat lunak yang ditujukan untuk mengidentifikasi trend (kecenderungan) atau pola yang terdapat pada himpunan data yang sangat banyak dengan sedikit masukan dari pemakai. Perangkat lunak ini mampu menemukan pola-pola tersembunyi maupun hubungan-hubungan yang terdapat dalam basis data yang besar dan menghasilkan aturan-aturan yang digunakan untuk memperkirakan perilaku di masa mendatang. Data mining sering dikatakan berurusan dengan "penemuan pengetahuan" dalam basis data.

Data mining bekerja dengan melibatkan teori statistik, misalnya clustering dan bayesian network, dan teknik kecerdasan buatan (AI), seperti jaringan saraf (neural network), logika kabur (fuzzy logic), algoritma genetika, dan pembelajaran mesin.

12. ERP

ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk menangani manajemen produksi dalam perusahaan. Deloitte dan Touche (Heizer dan Render, 2001, hal. 292) mendefinisikan ERP sebagai "paket sistem perangkat lunak bisnis yang memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk

(1) mengotomasikan dan mengintegrasikan kebanyakan proses bisnis mereka,

(2) berbagi data yang umum dan praktis dalam keseluruhan perusahaan, dan

(3) menghasilkan dan mengakses informasi di dalam lingkungan waktu-nyata (real-time)." Perangkat lunak ini menyediakan fasilitas yang berhubungan dengan seluruh bisnis dalam perusahaan, dari pengevaluasian pemasok hingga penagihan faktur.

Secara prinsip, ERP menggunakan basis data terpusat untuk mendukung fungsi-fungsi produksi, pembelian, keuangan, logistik, dan SDM. Umumnya sistem ini berupa produk yang dapat dijahit, disesuaikan dengan kebutuhan pemakai. Sebagai contoh, perusahaan Monsanto, Dow Chemical, dan DuPont membeli S/W ERP R/2 dan R/3•dari SAP AG (sebuah perusahaan Jerman). Lalu, sistem ini disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan tersebut.


Gambar 10.11 di halaman sebaliknya memperlihatkan contoh sistem ERP (Heizer -Ian Render)

ERP mempunyai keunggulan antara lain mengintegrasikan berbagai tempat dan unit-unit bisnis dan menyediakan keunggulan strategis terhadap pesaing. Namun dalam prakteknya tidak banyak perusahaan yang menggunakannya karena harganya yang sangat mahal.

Perusahaan-perusahaan yang terkenal sebagai pemasok ERP yaitu:

• SAP AG (Jerman)

• Baan (Belanda)

• Oracle (Amerika Serikat)

• J.D Edward (Amerika Serikat)

• People Soft (Amerika Serikat)

Kata Kunci

Analisis data multidimensi

Arsitektur data warehouse

Bank data publik

Baris

Basis data individual

Basis data (database)

Basis data perusahaan

Basis data terdistribusi

Data mart

Data mining

Data warehouse

DBMS

Drill-down

ERP

HOLAP

Hubungan (relationship)

Hubungan 1-1

Hubungan 1-M

Hubungan M-M

Independensi data

Integritas data Keuangan dan akuntansi Manajemen produksi dan material Keuangan dan akuntansi ERP tersentralisasi Basis data, perangkat lunak, dan server Pengiriman Distributor, retailer, dan pemakai akhir SDM

Jenis data

Kamus data (data dictionary)

Keamanan akses

Kolom

Konsolidasi

Kunci primer

Kunci tamu

Medan (field)

Model data

Model data berbasis objek

Model data hirarkis

Model data jaringan

Model data relasional

MOLAP

OLAP

OLTP

OODBMS

OORDBMS

ORDBMS

Pembangkit aplikasi (application generator)

Pembangkit laporan (report generator)

RDBMS

Rekaman (record)

ROLAP

Roll up

Slicing & Dicing

SQL

Struktur data

Internet

Struktur data logis

Tabel

Internet adalah sebuah jaringan komputer global, yang terdiri dari jutaan komputer yang saling terhubung dengan menggunakan protocol yang sama untuk berbagi secara bersama informasi. Jadi internet merupakan kumpulan atau penggabungan jaringan komputer lokal atau LAN menjadi jaringan komputer global atau WAN. Jaringanjaringan tersebut saling berhubungan atau berkomunikasi satu sama lain dengan berbasiskan protokol IP ( Internet Protocol ) dan TCP (Transmission Control Protocol) atau UDP (User Datagram Protocol), sehingga setiap pengguna pada setiap jaringan dapat mengakses semua layanan yang disediakan oleh setiap jaringan. Dengan menggunakan protocol tersebut arsitektur jaringan komputer yang berbeda akan dapat saling mengenali dan bisa berkomunikasi.

Sejarah internet bermula dari Pemerintah federal AS yang menciptakan Net (jaringan) sebagai jaringan komunikasi yang dapat menahan berbagai serangan dari Rusia. Advanced Research Projects Agency (ARPA) pada bulan Juli 1968 mengontrak Bolt Beranek and Newman, sebuah perusahaan desain komputer di Cambridge Massachusette untuk membangun ARPANET Jaringan yang akan menghubungkan komputer-komputer di Institut Penelitian Stanford UCLA, UC Santa Barbara dan University of Utah yang kemudian mulai dilaksanakan pada tahun 1969 dengan menghubungkan empat host komputer dengan besar bandwidth-nya 50 kbps (kilo bit per second) .

Jaringan ini meluas seiring dengan perkembangan teknologi protokol dan switching. Kemudian pada tahun 1984 diperkenalkan DNS (Domain Name System) sebagai cara untuk mengidentifikasi badan atau institusi yang mengelola host. Saat itu enam domain utama dikeluarkan, yaitu edu (edication), gov(government), mil (military), com (commercial), org (organization), dan net (network resources). Dan pada tahun 1986, National Science Foundation menciptakan NFSnet yang menghubungkan jaringan-jaringan regional melalui backbone nasional berkecepatan tinggi yaitu 56 kbps. pada tahun 1993 NSF mendirikan InterNIC yang bertugas menyediakan layanan internet seperti pendaftaran domain (yang dikelola oleh Network Solutions Inc.), direktori, dan servis database (dikelola oleh AT&T).

Pada tahun 1994 pula, sebuah situs komersial yang menyediakan search engine diluncurkan dan diberinama Yahoo! ( Yet Another Hierarchical Officious Oracle). Sampai saat ini sudah ratusan juta orang diseluruh dunia memanfaatkan internet. Bahkan tidak mustahil hingga tahun 2010 lebih dari satu milyar orang didunia bisa menikmati teknologi internet yang saat ini telah menyediakan hampir seluruh kebutuhan informasi bagi manusia yang menggunakannya.

Layanan Internet Fasilitas-fasilitas internet memiliki beberapa tujuan, yaitu :

v Sebagai Media Melakukan Transfer File

v Sebagai sarana mengirim Surat (E-mail)

v Sebagai Pusat Pembelajaran dan Pendidikan

v Sebagai sarana untuk penjualan atau pemasaran

v Melakukan Mailing List, Newsgroup dan konferensi

v Chating

v Search Engine

v Untuk mengirim SMS ke telepon sellular

v Sarana Entertainment dan Games

Etika Ber-internet Etiket dalam berkomunikasi di internet dikenal dengan nama Netiquette atau Network Etiquette.

Hal-hal yang sebaiknya dihindari dalam berkomunikasi di internet antara lain :

a. Pemakaian akronim yang berlebihan sewaktu menulis e-mail atau berdiskusi. Akronim yang lazim dipakai antara lain : btw (by the way), imho (in my humble opinion), fwiw (for what is worth), fyi (for your information), rtfm (read the friendly manual).

b. Jangan menulis ulang semua isi e-mail atau diskusi yang akan kita balas. Tulis hanya bagian-bagian yang memang hendak diberi tanggapan.

c. Jangan menulis e-mail atau diskusi dengan huruf besar semua karena selain akan lebih sukar dibaca, juga memberikan kesan marah. Gunakan pemakaian huruf yang semestinya.

d. Jangan menulis e-mail lebih dari 70 karakter dalam satu baris. Hal ini membuat mail kita sukar dibaca, khususnya pembaca yang menggunakan terminal character-mode.

e. Untuk menyatakan ekspresi kita pada forum diskusi dan e-mail, berikut ini beberapa simbol yang dapat digunakan : :-) tersenyum bebas :) merasa senang, gembira :-( tidak setuju akan sesuatu hal :-D menertawai seseorang , dan lain-lain Penamaan di Internet Nama-nama sebuah situs atau sering disebut nama domain atau host di internet yang kita akses setiap saat misalnya yahoo.com, detik.com, ugm.ac.id, dan sebagainya, sebenarnya bukan nama asli yang diberikan oleh komputer.

Nama-nama tersebut difungsikan untuk mempermudah dan pengingatan oleh manusia pada umumnya. Untuk mengenal nama-nama tersebut komputer menggunakan metode khusus system pengalamatan agar nama-nama tersebut dapat dibaca oleh komputer. Komputer akan mengkonversi nama domain menjadi kode-kode angka yang disusun dengan aturan yang telah ditentukan yang disebut sebagai alamat IP (Internet Protocol). Begitu sebaliknya komputer yang telah membaca dengan nomor IP akan dikonversikan kedalam bentuk format kata yang disebut dengan DNS (Domain Name system).

Bentuk umum pemberian nama menurut DNS adalah : nama_komputer.nama_subdomain.nama_top_domain Nama_komputer adalah nama komputer yang bersangkutan. Nama_subdomain bisa berupa nama organisasi (dec, ibm), jenis organisasi (net, go), atau nama gerbang (gateway) jika komputer tersebut mengakses internet melalui gateway. Nama_subdomain bisa lebih dari satu. Nama_top_domain adalah nama domain tingkat atas seperti nama negara (id, us) atau nama-nama seperti com, gov, edu untuk komputer-komputer yang berada di lingkungan AS.

Penamaan seperti ini memberikan informasi dimana komputer tersebut berada. Misalnya indo.net.id, nama komputernya adalah indo, nama subdomainnya adalah net singkatan dari network (penyedia jaringan) yang dapat diartikan sebagai Janis organisasinya, dan nama topdomainnya adalah id yang berarti komputer tersebut berlokasi di Indonesia. Berikut ini adalah nama top_domain. yang khusus berada di AS : com : Organisasi komersial

edu : Semua instansi yang terkait dalam bidang pendidikan

gov : Semuan instansi pemerintah Amerika

mil : Instansi militer

net : Internet gateway dan jaringan-jaringan utama

org : Semua organisasi yang tidak termasuk salah satu di atas

arpa : Khusus untuk ARPAnet

int : Organisasi internasional

Namun pada kenyataanya bahwa ekstensi seperti diatas digunakan secara umum oleh seluruh Negara di dunia. Sedangkan untuk menyebut khusus pada sebuah Negara tertentu, maka ekstensi domain tersebut akan ditulis seperti contoh pendidikan tinggi atau universitas di Indonesia diberi nama ugm.ac.id (.ac.id berarti academic Indonesia), contoh lain sebuah departemen di Indonesia diberi nama depkes.go.id (.go.id berarti government Indonesia), begitu juga berlaku untuk Negara yang lainnya.

INSTALASI INTERNET

Instalasi internet merupakan perlakukan atau tindakan bagaimana supaya komputer yang kita gunakan bisa terhubung dengan internet. Untuk menghubungkan ke internet, kita bisa menggunakan berbagai saluran seperti VSAT (satelit), radio paket, Direct PC, dial-up dan leasedline. Membangun WEB Internet tidak sama dengan Web. Dasar desain web yang paling umum digunakan adalah HTML.

HTML (Hypertext Markup Language) adalah bahasa dari World Wide Web yang dipergunakan untuk menyusun dan membentuk dokumen agar dapat ditampilkan pada program browser. Tiap kali kita mengakses dokumen web, maka sesungguhnya kita mengakses dokumen seseorang yang ditulis dengan menggunakan format HTML. Saat ini terdapat banyak sekali HTML authoring (software yang digunakan untuk membuat atau mendesain halaman web). Macromedia Dreamweaver, Adobe GoLive, MS FrontPage, Netscape Composer, HotDog adalah contoh-contohnya.

Setelah dikembangkanya HTML versi 4.0 tahun 1997, pada tahun 2000 diberi nama XHTML 1.0 yang merupakan modifiaksi HTML versi 4.01 untuk menyesuaikan diri ke standar XML (eXtensible Markup Language). Pengembangan Program WEB Karena HTML dirasa sebagai web yang statis, padahal kebutuhan akan tampilan untuk ecommerce agar menjadi daya tarik dalam berbisnis, maka bahasa pemrograman internet mulai dikembangkan secara atraktif dan dinamis. Materi situs web semakin kompleks, terutama berkat kalangan komersial yang berbondong-bondong online, di sisi server Web mulai berubah. Muncullah kebutuhan-kebutuhan baru untuk:

Ø Berinteraksi dengan pengunjung situs.

Ø Menampilkan informasi perusahaan yang berasal dari database.

Ø Menampilkan halaman yang memproses informasi dari klien, ter-update otomatis, berbeda tampilan sesuai kondisi tertentu, dan sebagainya.

Apa yang harus berada di sisi server kini tak cukup lagi hanya kumpulan file statik, tapi program aplikasi dan database. Situs web seperti ini yang disebut situs web dinamik. Hingga saat ini banyak teknologi yang bersaing dalam bahasa pemrograman dinamik di internet, yang secara garis besar dibagi menjadi 2 bentuk pemrograman yaitu Server-Side dan Client-Side.

Server-Side Programming, proses (baik menyimpan atau mengeksekusi program akan dilakukan di Web Server yang menghubungkan web page). Model ini cirinya adalah lebih komplek, membutuhkan server khusus, tetapi aman. Contoh programnya adalah Common Gateway Interface (CGI)/Perl, ASP (Active Server Pages), PHP, dan JSP (Java Server pages).

Client-Side Programming (Web Browser) hanya akan menerima hasilnya dalam bentuk HTML. Yaitu dapat men-download program dengan web page, yang dilaksanakan pada mesin client. Model ini cirinya adalah simple, generik, namun kurang aman. Contoh programnya adalah Javascript dan Java Applet, dan VBScript. Penempatan Situs Web di Web Server (Web Hosting) Saat kita memutuskan untuk membangun situs web, pada saat itu kita memutuskan untuk mencari rumah untuk situs web yang akan di bangun. File web tersebut mau tidak mau harus di letakan di sebuah server web yang tersambung ke internet 24 jam se hari.

Komputer server tersebut dapat berupa komputer di rumah atau kantor, atau menggunakan servis web hosting yang marak di Internet agar situs Web kita dikenal banyak orang. Ada beberapa Web Server yang hanya membolehkan penempatan CGI buatan pihak luar. Berikut ini adalah beberapa Web Server gratis local maupun luar yang dapat kita pertimbangkan sebagai penempatan situs Web kita.

Untuk Web Server lokal, ada baiknya kita mempertimbangkan lebih jauh sebelum memutuskan untuk menempatkan situs Web kita di sana karena Web Server lokal umumnya sangat rentan terhadapgangguan keuangan yang menopang keberadaannya. Untuk menemukan lebih banyak web hosting gratis. kita dapat menggunakan search engine seperti www.yahoo.com atau www.google.com, dengan menggunakan kata kunci "free web hosting". Keputusan untuk menggunakan web hosting baik secara gratis maupun harus dengan biaya, perlu adanya pertimbangan sebagai berikut:

· Membangun web secara in-house atau out-house.

· Package Providers, yang perlu diperhatikan :

i. Berapa cepat & stabilkah sambungan mereka ke Internet?.

ii. Berapa lama mereka sudah beroperasi? Berapa pegawai yang mereka punyai?

iii. Apakah mereka memberikan servis domain name yang penuh ?

iv. Berapa megabyte data yang boleh di simpan?

v. Bagaimana bentuk laporan trafik yang diberikan oleh hosting servis?

vi. Bagaimana cara kita meng-update halaman web?

vii. Apakah servis hosting mendukung CGI sehingga kita dapat menggunakan formulir, pencari database dan image map?

viii. Apakah ada penjaga keamanan yang menjamin hacker / cracker tidak masuk?

Mempromosikan Situs Web Situs yang telah kita buat agar bisa diakses atau dikunjungi oleh para pengguna internet perlu dipublikasikan atau dipromosikan. Ada dua cara untuk mempromosikan situs yaitu dengan melalui situs portal, dan melalui mesin pencari (search engine). Komunikasi CGI �� Kirim data Respon dari CGI Respon dari CGI Panggil CGI Browser Web browser Program eksternal CGI Bisnis di Internet E-Commerce E-Commerce (Electronic commerce/ perdagangan elektronik), seringkali didefinisikan sebagai perdagangan atau jual beli barang dan jasa melalui medium elektronik, khususnya melalui internet. Salah satu contoh adalah penjualan produk secara online melalui internet. Dalam beberapa istilah e-commerce juga dikenal e-bisnis, e-store, e-tailing, dan e-market.

Untuk menjadi suatu situs e-commerce yang sukses harus memiliki sesuatu yang membuat konsumen berminat untuk kembali. Salah satu yang terpenting adalah pelayanan yang baik pada konsumen. Pelayanan yang baik bisa mencakup beberapa hal, tapi yang terutama adalah kemudahan dalam memilih barang, perpindahan halaman Web yang cepat, serta pengiriman barang yang tepat waktu. Ketika suatu perusahaan telah memutuskan untuk melakukan bisnis lewat internet, ini berarti para eksekutif dalam perusahaan itu sendiri telah memikirkan bahwa manfaat yang didapat akan melebihi disbanding dengan kendala yang akan dihadapi. Ini berarti bahwa pihak top manajemen mengambil langkah strategis untuk mewujudkan komitmen menggunakan perdagangan lewat internet untuk mencapai keunggulang yang strategis.

Memulai E-commerce Banyak pertanyaan yang masih mengganjal pada kebanyakan pelaku bisnis konvensional yang akan mengembangkan bisnisnya melalui internet. Yang jelas pelaku bisnis utamanaya akan mempertimbangkan untung-ruginya jika bisnis dikembangkan melalui internet. Pertanyaan yang sering muncul seperti terangkum berikut :

1. Seberapa besar manfaat (keuntungan) yang diperoleh dari ecommerce ini?

2. Bagaimana aturan main atau prosedur bisnisnya ?

3. Berapa lama akan berlangsung bisnis dengan cara ini ?

4. Bagaimana dengan resiko yang terjadi ?

5. Siapa saja para konsumennya?

6. Bagaimana jaminan keabsahan dan perlindungan hukum dari transaksi perdagangan ini?

7. Dan lain-lain pertanyaan yang masih harus dijelaskan para banyak pelaku bisnis Standar Teknologi untuk E-commerce ubungannya dengan transaksi bisnis-ke-bisnis (B2B/bisnis to bisnis) standar teknologi ntuk e-commerce diantaranya adalah

a. Electronic Data Interchange (EDI): EDI adalah sebuah standar struktur dokumen yang dirancang untuk memungkinkan organisasi besar untuk mengirimkan informasi melalui jaringan private.

b. Open Buying on the Internet (OBI): adalah sebuah standar yang dibuat oleh Internet Purchasing Roundtable yang akan menjamin bahwa berbagai sistem e-commerce dapat berbicara satu dengan lainnya.

c. Open Trading Protocol (OTP): OTP dimaksudkan untuk menstandarisasi berbagai aktifitas yang berkaitan dengan proses pembayaran, seperti perjanjian pembelian, resi untuk pembelian, dan pembayaran.

d. Open Profiling Standard (OPS): sebuah standar yang di dukung oleh Microsoft dan Firefly http://www.firefly.com/. OPS memungkinkan pengguna untuk membuat sebuah profil pribadi dari kesukaan masing-masing pengguna yang dapat dia share dengan merchant.

e. Secure Socket Layer (SSL): Protokol ini di disain untuk membangun sebuah saluran yang aman ke server • Secure Electronic Transactions (SET): SET akan mengengkodekan nomor kartu kredit yang di simpan di server merchant. • Truste http://www.truste.org/ adalah sebuah partnership dari berbagai perusahaan yang mencoba membangun kepercayaan public dalam e-commerce dengan cara memberikan cap Good Housekeeping yang memberikan approve pada situs yang tidak melanggar kerahasiaan konsumen. E-business Model E-business model merupakan suatu pendekatan untuk memandu bisnis elektronik melalui sebuah perusahaan yang dapat bertahan dan menghasilkan perkembangan yang menguntungkan. Beberapa modelmodel yang ada dalam e-business untuk mendefinisikan aspek-aspek e-bisnis, yaitu :

• Brokerage Model (Saham).

• Advertising Model (Periklanan).

• Infomediary Model.

• Merchant.

• Manufacturer (Direct) Model

• Affiliate Model

• Community Model.

• Subscription Model

• Utility Model.

Transaksi dan Pembayaran di Internet Setiap transaksi bisnis yang dilakukan melalui internet semestinya dapat memenuhi hal-hal sebagai berikut :

• Kerahasiaan

• Keutuhan

• Keabsahan atau keotentikan

Dapat diijadikan bukti / tak dapat disangkal Sistem Pembayaran digital bisa dilakukan dengan cara :

Uang Digital atu E-Gold (electronic gold), merupakan alat pembayaran elektronik yang berlaku global (seluruh dunia) dengan menggunakan standart nilai berupa harga emas murni 100% yang berlaku dipasar internasional. E-banking Sistem perbankan modern yang ada saat ini dalam melakukan bisnis jasanya sangat mengandalkan teknologi informasi untuk memberikan layanan pada konsumen ataunasabahnya sehingga proses layanan yang terjadi baik dari sisi nasabah maupun pihak bank tersebut menjadi praktis,bermutu, dan flkesibel.

Bahkan produk-produk jasa unggulan yang dimiliki perusahaan perbankan sangat mengandalkan komputer sebagai bisnisnya, misalnya adanya ATM, kartu kredit, transfer uang,pencatatan tabungan, dan lain-lain. Produk jasa layanan yang mengandalkan teknologi informasi berbasis jaringan itulah yang disebut sebagai elekotrinic banking (E-banking). prinsip manajemen risiko internet banking dibagi dalam tiga bagian yang tidak terpisahkan dan saling melengkapi yaitu pengawasan aktif komisaris dan direksi Bank, pengendalian pengamanan, serta manajemen risiko hukum dan risiko reputasi.

Web Browser

Ada beberapa browser yang iasa digunakan yaitu Netscape Navigatoratau Netscape, Comunicator, Internet Explorer, Opera dan Spry Mosai. Browser digunakan untuk mencari informasi di internet atau untuk menulusuri website dari seluruh jaringan internet didunia. Untuk mencari informasi atau menelusuri website kita dapat langsung menuju pada alamat website yang ditujuatau dengan mesin pencari(Search Engine).

Website dan Web Hosting

Website atu situs adalah sebuah lokasi diinternet yang memilikiakses semu pengguna internet dan dapat saling bertukr dokumen dengan cara menghubungkan satu sama lain dalam suatu aringan yang saling terhubung melalui jaringan komunikasi seperti kabel telepon (kabel dial up).

Web hosting adalah tempat seseorang bisa menyimpan data atau dokumen disebuah dokumen web server dan dataatau dokumen ini tersambung dengan internet dengan harapan dapat diakses oleh orang lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar